Jadi Lambang Penting Pernikahan Islami, Anda Jangan Asal pilih Cincin Kawin

jadi-lambang-penting-pernikahan-islami-anda-jangan-asal-pilih-cincin-kawin

Jadi Lambang Penting Pernikahan Islami, Anda Jangan Asal pilih Cincin Kawin

Melambangkan sebuah keabadian dan hubungan yang sakral, ya cincin kawin atau pernikahan ini memang tidak bisa Anda pilih secara asal. Selain hal tersebut Anda mungkin saja pernah bertanya, bahwasannya mengapa sih cincin kawin ini dipasangkan di tangan kiri? Hemmm… ternyata sejarahnya bermula dari jaman Mesir Kuno di jaman dahulu, yang mana pembuluh darah pada jari manis tangan kiri tersebut terhubung langsung dengan jantung. Dengan sejarah yang telah terdengar cukup sakral ini, tak heran mengapa cincin kawin seringkali dijadikan sebagai simbol sebuah pernikahan yang memiliki peranan cukup penting dan juga abadi. Jika dilihat dari bentuknya pun, cincin kawin tersebut yang berupa sebuah lingkaran mampu menyimbolkan kebersamaan yang tidak terbatas, atau tidak ada habisnya. Nah, dikarenakan sifatnya yang signifikan, pemilihan cincin kawin ini pastinya harus selektif, apalagi pada pernikahan Islami.

Penggunaan cincin kawin dalam pernikahan Islami

Salah satu elemen yang memang tidak dapat dihiraukan dari pemilihan cincin pernikahan atau kawin adalah ukuran. Secara standar, cincin kawin ini biasanya berukuran dari bagian dalam, sebab itulah pada bagian yang bersentuhan langsung dengan jari. Ukuran diameter ini juga berlaku secara international. Yang mana standar international tersebut bisa memudahkan Anda untuk membeli cincin dari brand yang berbeda tanpa perlu bingung tentang ukuran. Nah, mungkin Anda akan kebingungan jika Anda mengikuti ukuran regionalnya, seperti size UK atau pun size US, tetapi pada dasarnya, ukuran standar ada pada diameter jari Anda.

Selain ukuran cincin kawinnya, unsur yang lain juga harus Anda perhatikan adalah pada saat menentukan cincin kawin adalah desain dari cincin kawin tersebut. Anda harus pastikan jika cincin kawinnya tidak kebesaran atau pun kekecilan, sebab desain cincin seperti batu pada bagian tengah atau pun bentuk meruncing di bagian desainnya. Untuk bisa mengatasi hal ini, Anda bisa mencetak materi pengukur cincin. Pertamanya Anda print berdasar diameter sebenarnya, kemudian Anda taruh cincin di atas cetakan pengukur cincinya, dan pastinya bahwasannya gambar lingkarannya ada di tengah cincin tersebut. Apabila Anda memang kurang yakin dengan metode tersebut, sebaiknya serahkan pada ahlinya dan pakailah pengukur diameter cincin yang biasanya berada di toko atau butik perhiasan.

Demikianlah tadi sekilas informasi tentang cincin kawin pada pernikahan Islam yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *